![]() |
| Photo by August de Richelieu |
Pendidikan adalah hal yang penting bagi setiap generasi muda, bahkan generasi lanjut pun masih bisa melanjutkan pendidikan. Seberapa penting sih pendidikan di era sekarang ini? Tentu saja amat sangat penting, banyak yang mengira tanpa pendidikan orang bisa meraih kesuksesan mereka sendiri dengan caranya. Itu memang bisa, tetapi fungsi pendidikan tidak hanya sebagai jalur kesuksesan. Akan tetapi, pendidikan ada untuk membedakan pola pikir dan melatih sejauh mana kemampuan diri pribadi.
Lebih lanjut Novi Poespita Chandra, Ph.D – Psikolog,
Co-Founder Gerakan Sekolah Menyenangkan memaparkan,”Hingga
saat ini, angka partisipasi kasar perguruan tinggi di Indonesia tercatat masih
rendah, yaitu 30,85%1. Mayoritas lulusan sekolah menengah atas dan sederajat
mengakui bahwa kesulitan ekonomi adalah salah satu penghambat utama. Tantangan
pun kian berat saat pandemi karena para perempuan muda juga harus berhadapan
dengan penilaian sosial yang kerap memarginalkan. Akhirnya ada yang memilih
untuk tidak berkuliah, dan ada pula yang tetap meneruskan – dengan penuh
tekanan. Artinya, dukungan menyeluruh guna membantu mereka mengoptimalkan
potensinya masih sangat dibutuhkan. Tidak hanya akses ke perguruan tinggi,
tetapi juga support system lengkap untuk
menghindari permasalahan mental health yang
rata-rata meningkat di tengah mahasiswa baru, seperti stress (55,1%) dan
kecemasan (40%)2.” Paparan tersebut menjadika bukti nyata
nasib pendidikan sekarang ini. Khusunya bagi generasi perempuan muda Indonesia.
Ada kalimat yang berbunyi, “Buat apa perempuan sekolah
tinggi-tinggi, kalau ujung-ujungnya hanya bekerja di dapur.” Itu sudah lazim
kita dengar, terutama bagi generasi perempuan. Dari kalimat itu pasti banyak pro dan kontra yang ada. Tapi disini
kembali lagi, bahwa pendidikan itu adalah hak bagi setiap orang. Tidak hanya
laki-laki saja yang mampu untuk sekolah tinggi, perempuan juga berhak dan
mampu. Terlepas dari kodratnya sebagai seorang perempuan.
Banyak perempuan di luar sana yang ingin sekolah
setinggi-tingginya untuk masa depan mereka. Tetapi, tidak semua perempuan bisa
beruntung dan lancar dalam meraih mimpinya. Faktor ekonomi yang menjadikan
mimpi mereka berhenti sejenak. Maka dari itu, pemerintah Indonesia sangat
mendukung dan memberi kesempatan yang luas untuk para perempuan muda Indonesia
meraih mimpinya. Melalui beasiswa yang khusus diberikan kepada perempuan muda
Indonesia. Baik melalui pemerintah sendiri maupun para pelaku ekonomi sukses
dan influencer di Indonesia yang membantu mereka untuk meneruskan
pendidikan sampai tingkat tinggi.
Kesempatan yang besar itu tentu saja menjadikan semangat
para perempuan muda Indonesia agar berpikir dua kali untuk berhenti mengejar
mimpi mereka. Justru sebaliknya mereka sepantasnya merakit kembali semangat
mereka untuk pendidikan yang lebih baik. Sangat disayangkan apabila peluang
tersebut dibuang sia-sia.
Era sekarang ini pendidikan memang yang utama, karena
dengan pendidikan kita bisa dengan mudah memilah jalur mana yang harus kita tempuh
untuk meraih kesuksesan. Ijazah dan rapor memang tidak menjamin kesuksesan
seseorang. Karena kesuksesan itu ada pada diri seseorang itu sendiri, bagaimana
dia bisa berusaha dan mengerti plan apa yang ingin ia raih.
Perempuan memang tidak bisa terlepas dari kewajiban dan
kodratnya, akan tetapi hak yang sama itu perlu di tegakkan dan mindset
setiap orang juga harus bisa diluruskan. Tidak hanya bersudut dari pandangan
pribadi dan kelompok, tetapi harus memikirkan tentang sudut pandang nyata yang
akan terjadi di masa depan. Dengan bantuan beasiswa perempuan, dapat diharapkan
persentase pendidikan di Indonesia semakin baik dan pendidikan di Indonesia
semakin bergerak maju menyukseskan generasi muda Indonesia.

Komentar
Posting Komentar