| Photo by Roni Mbunt from Pexels |
Semua anak pasti mempunyai karakter, tetapi tidak semua anak bisa menyadari
karakter dalam dirinya. Sebenarnya definisi karakter itu apa ya kira – kira?
Secara istilah karakter adalah seperangkat sifat yang selalu dikagumi sebagai
tanda-tanda kebaikan, keburukan, dan kematangan moral seseorang dalam
berperilaku. Dari definisi tersebut kita dapat mengetahui, bahwa karakter itu
suatu cara untuk mengaplikasikan nilai kebaikan atau keburukan dalam bentuk
tindakan juga tingkah laku. Tidak semua karakter itu baik, ada juga karakter
yang buruk.
Dari kedua karakter
tersebut, karakter baik dan karakter buruk. Itu semua dapat difaktori oleh
kondisi lingkungan, relasi, kebiasaan, dan mungkin juga atas dasar kemauan dalam
diri anak untuk mengimprove dirinya sendiri. Karakter anak sangat berpengaruh
terhadap kehidupan pribadinya, salah satunya yaitu minat dan bakat. Minat
berarti keinginan, sedangkan bakat berarti kemampuan yang dimiliki oleh anak.
Semua anak pasti mempunyai bakat, walaupun mungkin ada beberapa anak yang tidak
menyadari adanya bakat dalam dirinya. Itu semua tergantung bagaimana karakter
anak tersebut.
Jika anak sudah tahu sejak
dini bagaimana karakter yang dimiliki, kedepannya akan lebih mudah untuk
mengetahui bakatnya. Tetapi sebaliknya, jika anak belum bisa mengetahui
karakter apa yang ada di dalam dirinya maka kemungkinan ia juga belum bisa
mengetahui bakat apa yang ada di dalam dirinya. Semua karakter itu pasti ada
sisi postif dan negatifnya, tergantung bagaimana kita dalam mengontrol itu
semua. Sebenarnya, karakter itu tidak bisa diubah, kecuali memang anak tersebut
berkemauan keras untuk mengubahnya.
85% karakter yang dimiliki
itu tidak bisa diubah. Karena pada dasarnya karakter itu sudah menjadi ciri
khas pribadi seseorang dalam melakukan sesuatu. Karakter mungkin tidak bisa diubah,
tetapi karakter bisa diminimalisir dan dikontrol sesuai dengan faktor
pendukung yang dapat dijadikan sebagai acuannya.
Jadi, sangat penting
kesadaran karakter dalam diri anak. Sedini mungkin anak harus bisa diajarkan
untuk mengenali karakter apa yang ada di dalam dirinya. Mungkin tidak sepenuhnya,
tetapi minimal anak itu tahu bahwa ini adalah “aku”. Usia memang berpengaruh
terhadap karakter anak, tetapi tidak ada salahnya jika anak diarahkan
untuk dapat mengenali karakter tersebut. Tidak hanya orang tua yang bisa
mengarahkan anak, orang terdekat bahkan psikologi pun bisa membantu untuk
mengarahkan dalam hal tersebut.
Karakter yang baik akan membawa dampak yang baik, sedangkan karakter buruk akan membawa dampak yang buruk. Kenali dirimu agar bisa mengetahui apa potensimu.
(Alifina)
Komentar
Posting Komentar