Emansipasi Wanita di Era Milenial

 


Berbicara mengenai perempuan tentunya tidak akan lepas dari sosok inspiratif Raden Adjeng (RA) Kartini yang memperjuangkan atas perbedaan hak pria dan wanita. Pada zaman dahulu para kaum perempuan tidak diperbolehkan memperoleh pendidikan tinggi, menyamai kedudukan laki laki, serta harus berdiam dirumah dan juga terjadi kawin paksa yang sering terjadi kala itu. Tidak ada kebebasan yang layak pada saat itu untuk perempuan, sehingga membuat Raden Ajeng Kartini bertekad untuk memperjuangkan Emansipasi wanita.

Emansipasi yang dimaksud adalah agar wanita di akui kecerdasannya dan di berikan kesempatan yang sama untuk mengaplikasikan keilmuan yang dimilikinya, sehingga wanita tidak merendahkan diri dan tidak selalu di rendahkan derajatnya oleh kaum pria. Seiring dengan perkembangan zaman , semakin banyak emansipasi wanita yang sudah mulai dapat di rasakan.

Perempuan pada era milenial semakin bebas berkarya serta terdukungmya kemudahan akses internet dan teknologi membuat perempuan semakin percaya diri untuk bisa melangkah maju. Kartini pada zaman teknologi digital memiliki rasa yang berbeda, yakni jauh lebih dinamis,berani, serta pintar mendudukan diri sejajar dengan pria. Jika kita melihat kebelakang bagaimana perjuangan Ibu Kartini memperjuangkan agar perempuan mendapatkan Pendidikan yang layak serta kesetaraan kedudukan pria dan Wanita, hal teesebut sangatlah luar biasa.

Melalui gerakan emansipasi, perempuan Indonesia akhirnya dapat mensejajarkan diri dengan kaum pria dalam berbagai bidang kehidupan. Perempuan tidak hanya bekerja di lingkungan rumah ataupun melayani suami. Beberapa perempuan Indonesia sudah membuktikan kepada bangsa bahwa mereka mampu memegang peran penting dalam membangun bangsa. Banyak dari mereka yang telah mendapatkan berbagai profesi yang menjanjikan mulai dari PNS hingga petinggi negara.

 Pada era milenial perempan Indonesia harus terus membuktikan bahwa mereka layak dan mampu berada dipuncak kesuksesan dan serta mewujudkan mimpi mereka tanpa harus terbebani dengan pernyataan bahwa perempuan tidak memiliki hak dan kesempatan untuk berkarya. Emasipasi yang telah diperjuangkan oleh R.A. Kartini merupakan hal yang sangat penting dan sangat luar biasa bagi para perempuan di Indonesia, maka dari itu pada era milenial ini kita para perempuan harus melanjutkan perjuangan tersebut dengan menyesuaikan perkembangan zaman yang ada. Kita para perempuan juga harus bisa menjaga sikap dan perbuatan agar tidak menjadi boomrang untuk diri kita sendiri,tetap rendah hati.

 

"Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau

dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup!

Kehidupan yang sebenarnya kejam."

-R.A. KARTINI-

 

 

Komentar